Halaman

Cari Blog Ini

Kamis, 27 Oktober 2016

Pengertian Kepemimpinan

     Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya untuk mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli 
  • George R. Terry (1972:458):Pengertian Kepemimpinan menurut George R. Terry adalah aktivitas mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan mencapai tujuan organisasi. 
  • Stoner: Menurut Stoner, pengertian kepemimpinan adalah suatu proses mengenai pengarahan dan usaha untuk mempengaruhi kegiatan yang berhubungan dengan anggota kelompok. 
  • Jacobs dan Jacques (1990:281):Pengertian kepemimpinan menurut Jacobs dan Jacques adalah sebuah proses memberi arti terhadap usaha kolektif, dan mengakibatkan kesediaan untuk melakukan usaha yang diinginkan untuk mencapai sasaran. 
  • Hemhiel dan Coons (1957:7):Menurut Hemhiel dan Coons, bahwa pengertian kepemimpinan adalah perilaku dari seseorang individu yang memimpin aktivitas-aktivitas suatu kelompok ke suatu tujuan yang akan dicapai bersama (shared goal). 
  • Ralph M. Stogdill: Pengertian kepemimpinan menurut Ralph M. Stogdill adalah suatu proses mempengaruhi kegiatan-kegiatan sekelompok orang yang terorganisasi dalam usaha mereka menetapkan dan mencapai tujuan. 
  • Rauch dan Behling (1984:46): Pengertian kepemimpinan menurut Rauch dan Behling adalah proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasikan ke arah pencapaian tujuan. 
  • Wexley dan Yuki (1977): Pengertian kepemimpinan menurut Wexley dan Yuki adalah mempengaruhi orang lain untuk lebih berusaha mengarahkan tenaga, dalam tugasnya atau merubah tingkah laku mereka.  

Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli Indonesia
  • Wahjosumidjo (1987:11): Pengertian kepemimpinan menurut Wahjosumidjo adalah suatu yang melekat pada diri seorang pemimpin yang berupa sifat-sifat tertentu seperti: kepribadian (personality), kemampuan (ability), dan kesanggupan (capability), kepemimpinan sebagai rangkaian kegiatan (activity) pemimpin yang tidak dapat dipisahkan dengan kedudukan (posisi) serta gaya atau perilaku pemimpin itu sendiri. Kepemimpinan adalah proses antarhubungan atau interaksi antara pemimpin, pengikut dan situasi. 
  • Sutarto (1998b:25): Menurut Sutarto, pengertian kepemimpinan adalah rangkaian kegiatan penataan berupa kemampuan mempengaruhi perilaku orang lain adalah situasi tertentu agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 
  • S.P.Siagian: Pengertian kepemimpinan menurut S.P.Siagian adalah kemampuan dan keterampilan seseorang untuk menduduki jabatan sebagai pimpinan dalam suatu pekerjaan untuk mempengaruhi perilaku orang lain, terutama bawahannya supaya berpikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku positif ini memberikan sumbangna nyata dalam pencapaian tujuan organisasi. 
  • Moejiono (2002): Pengertian kepemimpinan dimana menurut moejiono bahwa kepemimpinan adalah sebagai akibat penagaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya.

Contoh kasus :

Reklamasi Pantai Utara Jakarta

               Kementerian Lingkungan Hidup tidak menyetujui reklamasi pantai utara (pantura) Jakarta dan menginginkan kaji ulang menyeluruh terhadap analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). "Kementerian Lingkungan Hidup menginginkan dikaji ulang, kita tata ulang secara menyeluruh mulai dari awal," kata Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup, Hermien Roosita di Jakarta, Rabu. Kementerian Lingkungan Hidup mengajukan SK Nomor 14 Tahun 2003 tentang Ketidaklayakan Rencana Reklamasi dan Revitalisasi Pantai Utara Jakarta. Namun keputusan Mahkamah Agung mengabulkan Peninjauan Kembali dan menyatakan tidak sah Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 14 Tahun 2003 serta memerintah Kementerian Lingkungan Hidup untuk mencabutnya. Menurut Hermien, jika reklamasi tetap dilakukan dikhawatirkan bisa menimbulkan permasalahan lingkungan baru karena berkaitan dengan 13 sungai di sekitarnya juga terdapat pipa gas Pertamina dan instalasi PLN sehingga perlu dikaji ulang.Hermien menambahkan, saat ini tengah dibuat kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) yang harus terintegrasi dengan tata ruang. Sebelumnya juga dikatakan Hermien, Kementerian Lingkungan Hidup sudah melayangkan surat ke Gubernur DKI Jakarta untuk menghentikan sementara kegiatan reklamasi dan revitalisasi pantura pada akhir 2010. "Kita berharap mereka mematuhinya," tambah Hermien. Koalisi Pulihkan Jakarta yang terdiri dari berbagai organisasi peduli lingkungan juga menyatakan bahwa reklamasi Pantura berbahaya bagi lingkungan hidup, tidak hanya di Jakarta juga menjangkau Jawa Barat dan Banten, karena memicu berbagai bencana ekologis Bencana ekologis diakibatkan oleh dampak perubahan pola sedimentasi, kecepatan arus meningkat sehingga meningkat tekanan terhadap ekosisten di Kepulauan Seribu, ekosistem mangrove telah rusak sehingga fungsi ekologi sebagai daerah pelindung pantai telah musnah, regulasi sedimen dan perlindungan ikan telah hilang sepanjang Pantai Utara Jakarta. Pertumbuhan karang di Kepulauan Seribu telah terganggu akibat tekanan bahan pencemaran dan sedimen bahan uruk reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Komentar :
             Menurut saya tentang kasus reklamasi ini sangat tidak layak. karna jika reklamasi di dirikan maka akan mematikan usaha - usaha kecil atau para pengusaha yang lain. Dan kita juga membicarakan sebuah pembuatan pulau "baru" itu juga akan berdampak buruk pada lingkungan. Otomatis permukaan air laut akan meninggi jika sebuah sebuah pulau buatan dibuat, banjir pun bisa menjadi masalah baru.
             Kembali ke pemerintah, mungkin mereka punya alasan tersendiri jika memang proyek reklamasi ini dilanjutkan. kita hanya bisa berdoa yang terbaik agar pemerintah bisa membuat keputusan yang baik bagi rakyatnya.